banner

About Me

Saya lahir dan besar di desa Sambaliung, Berau. Panggil aja saya Fajri, anak pertama dari 3 bersaudara dari keluarga sederhana urang barrau. agaitaruna
Saat ini jg sambil online di internet, asyik dengan program pulsagram-isi pulsa langsung dari hp sendiri layaknya konter hp, dapat bonus & gabungnya gratis. Tertarik?! Mampir ke pulsanta ya..
Dec
23rd

Bahaya Styrofoam Bagi Kesehatan

Author: admin | 6,549 views | Files under kesehatan

Beberapa tahun lalu, Mc Donalds mengumumkan akan mengganti wadah styrofoam dengan kertas. Para ahli lingkungan menyebutkan keputusan itu sebagai ”kemenangan lingkungan” karena styrofoam sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Keputusan ini menyusul hal serupa oleh perusahaan-perusahaan makanan siap saji lainnya.

Namun bukan berati styrofoam (polystyrene) jadi berkurang dan hilang. Malahan di Indonesia, penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan makin menjamur. Sangat mudah menemukannya dimana-mana. Mulai dari restoran cepat sampai ketukang-tukang makanan di pinggir jalan, menggunakan bahan ini untuk membungkus makanan mereka. Alasannya, ingin praktis dan tampil lebih baik. Padahal di balik kemasan yang terlihat bersih itu ada bahaya besar yang mengancam.

Dalam industri, styrofoam sebenarnya hanya digunakan sebagai bahan insulasi. Bahan ini memang bisa menahan suhu, sehingga benda didalamnya tetap dingin atau hangat lebih lama dari pada kertas atau bahan lainnya. Karena bisa menahan suhu itulah, akhirnya banyak yang ’salah kaprah’ menggunakannya sebagai gelas minuman dan wadah makanan.

Berbahaya Bagi Kesehatan
Mengapa styrofoam berbahaya? Styrofoam jadi berbahaya karena terbuat dari butiran-butiran styrene, yang diprosese dengan menggunakan benzana (alias benzene). Padahal benzana termasuk zat yang bisa menimbulkan banyak penyakit.

Benzana bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tyroid, mengganggu sistem syaraf sehingga menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, sulit tidur, badan menjadi gemetaran, dan menjadi mudah gelisah. Dibeberapa kasus, benzana bahkan bisa mengakibatkan hilang kesadaran dan kematian. Saat benzana termakan, dia akan masuk ke sel-sel darah dan lama-kelamaan akan merusak sumsum tulang belakang. Akibatnya produksi sel darah merah berkurang dan timbullah penyakit anemia. Efek lainnya, sistem imun akan berkurang sehingga kita mudah terinfeksi. Pada wanita, zat ini berakibat buruk terhadap siklus menstruasi dan mengancam kehamilan. Dan yang paling berbahaya, zat ini bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.

Beberapa lembaga dunia seperti World Health Organization’ s International Agency for Research on Cancer dan EPA (Enviromental Protection Agency) styrofoam telah dikategorikan sebagai bahan karsinogen(bahan yang dapat menyebabkan kanker)

Makin Berlemak Makin Cepat
Saat makanan atau minuman ada dalam wadah styrofoam, bahan kimia yang terkandung dalam styrofoam akan berpindah ke makanan. Perpindahannya akan semakin cepat jika kadar lemak (fat) dalam suatu makanan atau minuman makin tinggi. Selain itu, makanan yang mengandung alkohol atau asam (seperti lemon tea) juga dapat mempercepat laju perpindahan.

Penelitian juga membuktikan, bahwa semakin panas suatu makanan, semakin cepat pula migrasi bahan kimia styrofoam ke dalam makanan.

Padahal di restoran-restoran siap saji dan di tukang-tukang makanan di pinggir jalan, styrofoam digunakan untuk membungkus makanan yang baru masak.. Malahan ada gerai makanan cepat saji yang memanaskan lagi makanan yang telah terbungkus styrofoam di dalam microwave. Terbayang’kan, betapa banyaknya zat kimia yang pindah ke makanan kita dan akhirnya masuk ke dalam tubuh kita.

Buruk Bagi Lingkungan
Selain berefek negatif bagi kesehatan, styrofoam juga tak ramah lingkungan. Karena tidak bisa diuraikan oleh alam, styrofoam akan menumpuk begitu saja dan mencemari lingkungan. Styrofoam yang terbawa ke laut, akan dapat merusak ekosistem dan biota laut. Beberapa perusahaan memang mendaur ulang styrofoam. Namun sebenarnya, yang dilakukan hanya menghancurkan styrofoam lama, membentuknya menjadi styrofoam baru dan menggunakannya kembali menjadi wadah makanan dan minuman.

Proses pembuatan styrofoam juga bisa mencemari lingkungan.
Data EPA (Enviromental Protection Agency) di tahun 1986 menyebutkan, limbah berbahaya yang dihasilkan dari proses pembuatan styrofoam sangat banyak. Hal itu menyebabkan EPA mengategorikan proses pembuatan styrofoam sebagai penghasil limbah berbahaya ke-5 terbesar di dunia. Selain itu, proses pembuatan styrofoam menimbulkan bau yang tak sedap yang mengganggu pernapasan dan melepaskan 57 zat berbahaya ke udara.

Melihat sedemikian besar dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan, beberapa kota di Amerika seperti Berkeley dan Ohio telah melarang penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan. Bagaimana dengan kita di Indonesia, masih tetap mau memakai styrofoam??

Bagaimana dengan anda dan Keluarga anda?
Akankah berlaku bijak dengan tidak menggunakan styrofoam?

Saya, MFajri dan Masyarakat Higiene Industri Indonesia Mengajak Anda untuk*):
MENGHINDARI PENGGUNAAN STYROFOAM, BAIK BAGI LINGKUNGAN BAIK BAGI KESEHATAN DAN BAIK BAGI INDONESIA!

*) Niru iklannya Mas Prabowo Subianto nih….

-----mf-----



Instant Internet Business Ideas


Artikel Terkait Nih.. :

  • No Related Post

4 responses. Komentar Kamu?

  1. egi
    Dec 31, 2008 at 11:34:53
    #1

    wah wah wah …. segera dihindari nih pembelian makanan yang dikemas dengan styrofoam … ya mau gimana lagi .. wong saya kelas konsumen … hehehe

  2. wali
    Jan 15, 2009 at 08:14:31
    #2

    hmmmm sebenernya ane tau itu berbahaya bahkan sangat berbahaya. ya wong dikantor ane cateringnya pake styrofoam. masa ane gk makan sih???? repot juga urusannya.. Tp, sebagai manusia yg ingin hidup sehat ane anjurkan jangan deh mw mengkonsumsi makanan/minuman yg dibungkus styrofoam. akibatnya bisa dilihat diatas. mengerikannnnn. untuk admin thanks atas infonya. semakin banyak yg tau makan semakin banyak yg terbantu..

  3. Nursohib mahmudin
    May 26, 2009 at 16:53:58
    #3

    Emang seh kalo pake styrofoam keliatannya lebih enak dilihat dan praktis, tapi memang itu kurang baik. Oh ya katanya juga harganya murah… (saya juga cuma konsumen)

  4. Awalia Rizky
    Jul 28, 2009 at 13:51:29
    #4

    jadi apakah ada solusi untuk menggantikan styrofoam sebagai wadah makanan dan minuman? apalagi untuk restoran cepat saji? terus bagaimana dong???

Kirim Komentar..