Lagi Heboh Flu Singapura dan Flu Babi Ya?!

Belakangan ini lagi heboh dengan penyakit pilek-pilek yang biasa menghinggapi kita 😉 Banyak yang menanyakan mengapa banyak sekali jenis ‘flu’ muncul di dunia, belum selesai ‘flu burung’ muncul ‘flu singapura’ dan bahkan di negerinya Mas Obama, sekarang dihantui flu baru yang disebut ‘flu babi meksiko’ alias ‘swine influenzae’.

Di dunia online kita ini demikian juga. Tak hanya spammer yang ikut sibuk menyambut fenomena flu babi di dunia, para cybersquatter alias penyerobot nama domain juga langsung bergerak cepat memborong nama domain yang kira-kira bakal berbuah keuntungan.  Jumlahnya tak tanggung-tanggung, dalam beberapa hari sudah di kisaran seratusan nama domain. Diantaranya adalah 360swineflu.com, avoidswineflu.net, beatswineflu.com, bestswinefluprotection.com, fightswineflu.info dan masih banyak lagi.

Ironisnya, situs dengan embel-embel nama flu babi ini sebagian besar masih belum terurus alias tidak ada kontennya. Jika pun sudah memiliki konten, tak sesuai dengan nama domainnya karena malah membahas soal tempat wisata atau hal menyimpang lainnya.

Tapi.. eh tapi.. 😉 Saya gak ingin membahas panjang lebar masalah tren domain seperti ini tapi tentang flunya sendiri.

Nah, untuk menjawab pertanyaan tentang flu-flu ini, saya coba mengeksplore beberapa sumber untuk mendapatkan informasi mengenai flu yang lagi ngetren ini. Untuk kesempatan ini, Den Mas eRJe mengkompilasi berbagai info mengenai Flu Singapura. Bagaimana dengan Flu Babi Meksiko alias ‘Swine Influenzae’? Tunggu tanggal mainnya alias ‘Coming Soon’.

Apa sih Penyakit Flu Singapura?

“Flu Singapura” sebenarnya adalah penyakit yang didunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut (KTM).

Penyakit KTM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae (Pico, Spanyol = kecil), Genus Enterovirus (non Polio). Nah, keluarga besar virus ini meliputi: Rhinovirus, Cardiovirus, Apthovirus. Didalam Genus enterovirus terdiri dari Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus dan Enterovirus.

Penyebab KTM yang paling sering adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71.

Karakteristik Penyakit Flu Singapura Karena Enterovirus

Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM sering terjadi pada kelompok masyarakat yang tinggal di tempat yang padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun ( kadang sampai 10 tahun ). Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus.

Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, pilek, air liur (oro-oro), tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa (‘carrier’) seperti lalat dan kecoa. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Masa Inkubasi 2 – 5 hari.

Karakteristik Penyakit Flu Singapura Karena Coxsackievirus A16

Masa prodromal alias masa perkembangan virus ditandai dengan panas demam rendah, anoreksia (illfeel alias ilang feeling buat makan), malaise (kelelahan tubuh) dan nyeri tenggorokan yang timbul 1 – 2 hari sebelum timbul enantem. Enantem adalah manifestasi yang paling sering pada HFMD. Lesi dimulai dengan vesikel yang cepat menjadi ulkus dengan dasar eritem, ukuran 4-8 mm yang kemudian menjadi krusta, terdapat pada mukosa bukal dan lidah serta dapat menyebar sampai palatum uvula dan pilar anterior tonsil. Eksantema tampak sebagai vesiko pustul berwarna putih keabu-abuan, berukuran 3-7 mm terdapat pada lengan dan kaki, pada permukaan dorsal atau lateral, pada anak sering juga terdapat di bokong. Lesi dapat berulang beberapa minggu setelah infeksi, jarang menjadibula dan biasanya asimptomatik, dapat terjadi rasa gatal atau nyeri pada lesi. Lesi menghilang tanpa bekas.

Tanda dan Gejala

Mula-mula demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti sakit leher (pharingitis), tidak ada nafsu makan, pilek, gejala seperti ‘flu’ pada umumnya yang tak mematikan. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulcus dumulut seperti sariawan ( lidah, gusi, pipi sebelah dalam ) terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan.

Bersamaan dengan itu timbul rash/ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki.Kadang-kadang rash/ruam (makulopapel) ada dibokong. Penyakit ini membaik sendiri dalam 7-10 hari.

Bila ada muntah, diare atau dehidrasi dan lemah atau komplikasi lain maka penderita tersebut harus dirawat. Pada bayi/anak-anak kecil yang timbul gejala berat, dan harus dirawat di RS adalah yang memiliki tanda dan gejala:

  • Hiperpireksia (suhu lebih dari 39o C).
  • Demam tidak turun-turun
  • Tachicardia.
  • Tachypneu
  • Malas makan, muntah atau diare dengan dehidrasi.
  • Lethargi
  • Nyeri pada leher,lengan dan kaki.
  • Serta kejang-kejang.
  • Komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit ini adalah :
  • Meningitis (radang selaput otak)
  • Encephalitis (radang otak)
  • Myocarditis atau pericarditis (radang di otot jantung)
  • Paralisis akut flaksid (kelumpuhan / kelemahan otot akut)

Bagaimana Penanganannya?

Istirahat yang cukup adalah kata kunci untuk meningkatkan kebugaran tubuh agar dapat melawan virus yang sudah terlanjut menginvasi tubuh kita. Karena hingga saat ini, belum ada obat spesifik untuk virus penyakit ini. Sesungguhnya jenis ini merupakan ‘self limiting disease’ alias penyakit yang bisa hilang sendiri bila tubuh cukup kuat untuk melokalisir virus ini hingga lifetime nya habis dan mati sendiri.

Untuk mengurangi rasa sakit atau dampak munculnya penyakit ini dapat diberikan: antiseptik di daerah mulut untuk mengurangi aphtae atau ulcus di mulut analgesik penghilang rasa sakit atau demam bila diperlukan multivitamin dapat dikonsumsi.

Untuk menghindari dan mencegah penyebaran dan penularan maka kebersihan diri alias personal hygiene harus dilakukan setiap orang. Cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun dapat mencegah penyakit ini tersebar kemana-mana. Untuk itu pastikan air yang kita pakai benar-benar air yang tidak terkontaminasi oleh kuman ini. Bila anda hendak berenang carilah tempat berenang yang benar-benar higienis dan memiliki record untuk R&M yang baik….

Nah khan, ternyata mudah aja khan menghindari dan mencegah penyakit ini? Sing penting tahu dan paham tentang apa dan bagaimana penyakit ini… Aja kali ya?

Komentar Anda

komentar

3 thoughts on “Lagi Heboh Flu Singapura dan Flu Babi Ya?!

  • May 5, 2009 at 10:10 pm
    Permalink

    Kami menawarkan peluang ini sebagai mitra isi ulang voucher pulsa elektrik dan fisik untuk seluruh wilayah Indonesia. Siapa pun Anda, dimana pun Anda berada, Anda bisa bergabung bersama kami menjadi mitra hnr tronic.

    saatnya anda bisa transfer pulsa KESEMUA OPERATOR,
    ……….Siapapun, Kapanpun dan dimanapun anda berada….

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *