Merawat Batu Akik dengan Air Kelapa

Sepertinya eforia batu akik di Berau tidak kalah hebohnya dengan daerah lain. Sampai-sampai di Bandara Kalimarau pun jadi polemik. Ada calon penumpang pesawat terbang yang membawa bongkahan batu mentah yang diambil atau ditahan oleh otoritas bandara dengan alasan tidak boleh dibawa karena membahayakan. Tapi katanya kalau sudah jadi, seperti cincin bisa saja di bawa.

Hal ini juga memancing komentar Kepala Seksi Intelijen, Kejari Tanjung Redeb (BerauPost, 27/02/2015) bahwa menilai dari kaca mata hukum, penahanan bongkahan batu akik tersebut bisa masuk unsure perampasan. Karen ini tidak ada dasar hukumnya.. Nah hayoo..

Saya juga pribadi terheran-heran dengan fenomena batu akik ini, sekali waktu itu malam hari saya jalan melewati jalan Durian 1 terlihat banyak orang berkumpul di depan sebuah toko, seperti orang jual obat kuat saja hehe.. Begitu dekat eh.. orang jual batu akik πŸ˜‰

Terlepas itu semua, buat kawan-kawan yang juga penggemar batu akik ini, saya ada tips yang mungkin berguna untuk kawan-kawan. Tips ini saya kutip dari erteerwe.com bagaimana merawat batu akik supaya terlihat tua, berkarakter, dan mengkilap.

Caranya adalah dengan merendam batu akik menggunakan segelas air kelapa murni tanpa campuran apapun. Dengan perendaman sebentar, memang takkan melihat sebuah perubahan yang mencolok. Tapi cobalah rendam batu akik dengan air kelapa tersebut selama semalaman, maka perubahan yang cukup signifikan akan terlihat. Batu akik terlihat lebih tua, berkarakter dan lebih mengkilap.

Air kelapa adalah cairan alami yang kaya akan kandungan mineral dan antioksidan. Kandungan yang terdapat pada air kelapa itulah yang diyakini dapat merubah penampilan batu akik menjadi terlihat lebih indah

Saat merendam, jangan lupa untuk menutup gelas yang berisi air kelapa tersebut. Jika Anda memiliki batu akik koleksi, cara ini boleh dicoba agar batu akik Anda terlihat tua dan indah.

Selamat berbatu akik ria.. πŸ˜‰

Komentar Anda

komentar

One thought on “Merawat Batu Akik dengan Air Kelapa

Comments are closed.